Picik, Ahok Batalkan Banding Demi PK

JAKARTA - Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menduga, pencabutan banding yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama adalah strategi. Strategi yang dimaksud adalah untuk mempermudah Ahok mengajukan proses Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Fickar menjabarkan, dengan dicabutnya proses banding, Ahok bisa mempersingkat waktu mengajukan PK ke MA. Sebab, dengan begitu Ahok tidak menunggu proses banding selesai dan bahkan tidak perlu mengajukan kasasi.

"Kalau banding, mereka harus mengajukan banding, diproses, kalau ditolak ada kasasi, baru proses selanjutnya PK. Sebaliknya, kalau PK langsung dikaji Mahkamah Agung, Ahok hanya butuh menjalani vonis dari pengadilan karena PK hanya diperbolehkan setelah ada kekuatan hukum tetap. Saya menduga arahnya ke sana," kata Fickar saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (24/5).

Fickar menambahkan, jika mengajukan PK, Ahok bisa menempuh salah satu dari dua alasan. Pertama karena dilatari bukti-bukti baru. Kedua, karena ada kekeliruan dalam putusan atau vonis majelis hakim. Dalam kasus ini, kata Fickar, alasan kedua lebih masuk akal digunakan oleh kuasa hukum Ahok.

"Mereka bisa berargumen bahwa majelis hakim mengabaikan pembelaan atau bukti-bukti yang diajukan," ucap Fickar.

Sebelumnya, Keluarga Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencabut banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, yang memvonis dirinya bersalah atas penodaan agama dengan dua tahun penjara. Pembacaan surat yang berisi pencabutan banding tersebut dilakukan oleh Istri Ahok, Veronica Tan pada Selasa (23/5).

PT Pelni Luncurkan Layanan Baru

BATAM - Guna memanjakan para penumpang armada kapalnya, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) terus berbenah dan berinovatif dengan terus menambah program layanananya, dengan menghadirkan layanan berupa Event on board, yang ada diseluruh kapal armada milik Pelni.

Hal ini dilakukan dalam upaya membangun masyarakat yang cinta bahari, PT Pelni melakukan terobosan yang  terbilang baru, karena diluar jalur pelayanan  PT Pelni yang terfokus pada angkutan penumpang dan barang saja, namun bisa juga sebagai sarana yang bisa memfasilitasi setiap event di atas kapal,dengan jadwal rute yang sudah terdaftar.

Bahkan Event on board ini menawarkan kepada seluruh instansi, lembaga pendidikan, BUMN/ Sawasta dan masyarakat umum lainnya,untuk mendapatkan pengalaman Meeting, gathering, dan Study/ Training yang bisa dilaksanakan semuanya diatas kapal. Hal ini juga yang membuat PT Pelni sangat serius menggarap sektor pariwisata dengan juga melayari rute-rute pariwisata yang ada di seluruh Indonesia,destinas-destinasi menarik yang ada di tanah air.

Beberapa event on board ini juga mencakup Study on board, Venue on ship, Tour on ship, Meeting on board dan semua layanan ini diperkenalkan PT Pelni kepada seluruh masyarakat Indoinesia atau para pengguna jasa kapal miliknya, dengan tujuan memanjakan dan meningkatkan pelayanan prima di atas kapal.

Kepala cabang PT Pelni Batam Ending Wahyudin saat ditemui disela-sela pameran The 7th Batam Nasional Expo 2017 di Nagoya Hill Mall, Jumat (14/4/2017) malam. mengatakan bahwa terdapat berbagai ragam yang ditawarkan PT Pelni diatas kapal dengan Event on board ini, yakni ada Study on board, Venue on ship, Tour on ship, Meeting on board yang bisa digunakan masayarakat saat berlayar di atas kapal Pelni.

"Ini salah satu tujuan dalam upaya membangun masyarakt yang cinta bahari, selain  menunjang pariwisata ditanauh airi" kata Ending.

Dia juga menjelaskan, adanya event on board tersebut, membuktikan bahwa PT Pelni bisa dan mampu menggarap diluar core bisnis utama, yakni pengangkutan orang/jasa dan barang. Sealin Event on board juga adanya program Goes Nusantara, dimana sudah dilakukan dibeberapa daerah yang ada di Indonesia.

'Goes Nusantara berupa mengunjungi destinasi-destinasi wisata yang dilayai atau rute yang sudah terjdwal di kapal Pelni " ujranya.

Cuaca Buruk Operator Tetap Berlayar

BATAM - Hujan deras disertai angin kencang Jumat (12/5/2017) di Batam tak mengganggu aktivitas kapal penumpang di pelabuhan Sekupang.

Pelayaran domestik maupun internasional tetap beroperasi normal dan belum ada penundaan.

Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Deny Cahyadi mengatakan opersi kapal di pelabuhan tersebut masih berjalan normal. Kapal yang berlayar masih sesuai jadwal.

"Cuaca normal-normal saja, tidak ada penundaan kapal penumpang," kata Deny.

Hanya saja, Deny tetap mengimbau agar kapten kapal tetap waspada dalam berlayar. Sebab, cuaca buruk bisa saja terjadi secara tiba-tiba di laut.

"Kita tetap ingatkan agar waspada. Kecepatan kapal dikurangi dan apabila dihantam gelombang laut, cepat berkordinasi dengan pihak terkait dan mencari pelabuhan terdekat," katanya. (son)

GNPF-MUI : Jangan Pancing Reaksi Umat Islam

JAKARTA - Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustaz Zaitun Rasmin mengatakan, pihaknya menghargai upaya pendukung terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ingin mengajukan penangguhan penahanan. Namun, ia juga berharap agar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tetap independen.

"Kami menghargai sebagai upaya hak mereka. Tapi kita berharap pengadilan tinggi tetap bisa independen, tetap mempertimbangkan hati nurani, begitu banyak rakyat Indonesia yang meminta Pak Ahok dipenjara sejak dari awal sampai saat ini," kata Ustaz Zaitun, Kamis (11/5/2017).

Ia menjelaskan, pengajuan penangguhan penahanan tersebut merupakan hak dari pendukung Ahok. Namun, ia juga mengingatkan kepada Pengadilan Tinggi maupun kepada pendukung Ahok bahwa kasus ini bukan kasus biasa.

"Perlu juga kami ingatkan, baik pendukung Ahok maupun pengadilan tinggi, kasus ini bukan kasus biasa, karena itu harus berhati-hati. Kalau mereka bereaksi berlebihan, ini berbahaya terhadap reaksi orang lain," katanya.

Menurutnya, seharusnya pendukung Ahok juga menghargai apapun keputusan majelis hakim seperti halnya GNPF MUI selama ini. "Kita kan katanya sama-sama menghormati hukum. Tapi gak apa-apa juga kalau mereka mengajukan itu hak mereka kan. Pengajuan penangguhan hak mereka," katanya.

Ia mengatakan, GNPF saat ini hanya berharap agar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tetap bisa memandang kasus ini secara jernih dan tidak hanya mempertimbangkan tuntutan sekelompok orang tersebut. Hakim perlu mempertimbang juga jutaan umat yang sejak awal memang menuntut agar penista agama di penjara.

Terkait hal ini, Ketua Advokat GNPF MUI, Nasrullah juga akan mengajukan surat kepada Pengadilan Tinggi Jakarta, sehingga pengajuan penangguhan penahanan Ahok tersebut tidak dikabulkan. "Kalau adovokasi GNPF kemarin, yang ketuanya Nasrullah bilang akan mengajukan surat ke Pengadilan Tinggi agar tidak menerima surat penangguhan penahan itu," kata Zaitun.

Hei Jokowi !!! Jangan Kau Lindungi Penista Agama

JAKARTA - Sejumlah massa #AksiSimpatik55 di kawasan Masjid Istiqlal mulai bergerak ke arah Mahkamah Agung (MA) di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Massa melakukan long march sembari bersalawatan dan takbir.

"Allah huakbar.. Allah huakbar.. Allah huakbar," teriak lantang massa di depan Istana Negara yang tak jauh dari Gedung MA, Jumat (5/5/2017).

Pantauan di lokasi, pergerakan massa ini dengan cara berjalan kaki. Tak ada pengawalan berarti yang dilakukan oleh sejumlah aparat kepolisian, TNI, maupun lainnya.

Dalam pergerakan itu, sejumlah massa merangsek maju disusul sejumlah mobil komando yang membunyikan sejumlah ayat-ayat Alquran.

Beberapa di antara mobil juga ada yang berorasi menuntut terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipenjara. Bahkan dalam orasi itu, meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak melindungi si penista agama (Ahok).