Real Count KPU: Anies-Sandy Sementara Unggul 56 %

JAKARTA - Berdasarkan data real count KPU, Kamis (20/4/2017), data 2.850.674 suara sudah masuk. Salinan C1 di 6.623 dari 13.034 TPS sudah diterima KPU.

Pasangan Anies-Sandi sementara ini masih unggul dengan perolehan 56,00% suara yang masuk. Sejauh ini mereka tercatat mendapat 1.596.488 suara.

KPU masih terus memasukkan data salinan C1 yang mereka terima. Petugas di KPU hanya memasukkan data dari salinan C1 yang mereka terima tanpa mengubahnya.

Untuk formulir C1 yang asli secara bertahap dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, hingga kota madya akan mengirimkannya ke KPU. Formulir asli inilah yang nantinya menjadi pegangan KPU untuk pengumuman resmi.

Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) alias real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk putaran kedua Pilgub DKI 2017 sudah mencapai 50,81 persen. (bpo)

Megawati Dinilai Sumber Masalah Bangsa Indonesia Saat Ini

JAKARTA - Ketua DPP Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mengungkapkan kemunculan Tamasya Al Maidah tidak lepas dari ulah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dijelaskan wakil ketua Komisi III DPR RI itu bahwa tamasya yang akan digelar dengan menempatkan 100 peserta di tiap tempat pemungutan suara (TPS) ini muncul sebagai bentuk tanggapan atas sikap Megawati yang mengajak seluruh kader utamanya di daerah untuk datang ke Jakarta memenangkan Ahok-Djarot.

"Sebenarnya yang memulai ini Bu Mega. Bu Mega-lah yang mengundang kader-kadernya untuk mengamankan pemilu. Nah ini mungkin jadi contoh oleh orang-orang yang hari ini mau tamasya. Ditakutkan jangan sampai orang yang diundang Megawati melakukan intimidasi," ujar Desmon seperti dilansir RMOL.co.

Meski demikian, Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menilai apa yang dilakukan oleh Mega ataupun Tamasya Al-Maidah merupakan kegiatan positif. Dengan catatan, kedua belah pihak tetap menjaga keamanan dan ketertiban ibukota.

"Tak masalah. Kalau datang ke sini untuk melakukan kerusuhan, saya pikir polisi sudah keluarkan maklumat," tukasnya. (red)

Ayam Penyet Kremes Original Jadi Menu Favorit di Rasa Resto Batuaji


Enak dan gurih rugi kalau tidak mencobanya

Batam-Bisnis kuliner makanan memang menjanjikan di Kota Batam Kepri. Salah satunya
Rasa resto yang terletak dilokasi kompleks ruko muka kuning indah 2 blok E2 no 8 (depan kampus unrika) Batu Aji.jumat (7/4/2017)


Pemilik Rasa Resto Batam (Buk Inul) Mengatakan awalnya Rasa resto ini, dinamakan kedai kopi 79 kemudian timbul ide merubah konsep berpeluang membuka usaha rumah makan yang di desain mirip seperti dikampung halaman."ujarnya


Ibu Inul perempuan kelahiran jawa tengah karang anyer ini, merintis usahanya dari Tahun 2005.

ketika itu dia (Buk Inul) membuka usaha kedai kopi 79 sehingga merubah konsep menjadi Rasa Resto sejak itu lah mulai berkembang.

Lalu melihat perkembangan, Ibu inul menambah usahanya dengan membuka beberapa jenis makanan lainnya salah satunya, ayam penyet 79 dan terus berkembang hingga sekarang, sampai Ibu inul mengganti nama usahanya menjadi Rasa Resto."Sebutnya

Selain itu di jelaskannya, Rasa Resto mulai buka dari pukul 08.00-22.00 WIB. Adapun menu unggulannya antara lain : Ayam penyet kremes original, Bebek bakar dan goreng, Ayam kampung bakar dan goreng, sapi lada hitam, ikan asam pedas, soto ayam, soto daging, sup daging, kangkung balacan, sup ayam kampung, nasi goreng dan disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

Rasa resto juga menyediakan makanan ringan seperti : roti bakar, kentang goreng, roti gulung sosis, bakso bakar, sosis, nugget goreng, tipan tahu dll.

Ada juga aneka minuman seperti jus wortel, jus alpukat, jus jeruk, dll. tersedia jus pilihan yang terbaru yaitu jus saur plum rasa naturally brewed (jus konsentrate asam bol) dan rasa blueberry concentrate.

ibu inul juga menyebutkan untuk harga makanan/minuman kita buat dengan harga kaki lima dan kita sesuaikan dengan isi kantong konsumen.

"inul juga memberikan kepuasan pelanggan yang paling utama dan pelayanan yang memuaskan, serta menjaga cita rasa makanan untuk pelanggan. inul juga membuat motto dengan "rasa bos harga anak kost,"ujarnya.

rasa resto juga cocok untuk tempat nongkrongan anak muda dan keluarga, karena tempatnya yang adem dan bersih, apalagi disediakan wifi gratis bagi pelanggannya.

Hidayat Karyawan Bank BCA Menuturkan memang saya baru kali ini kesini (Rasa resto) Nah ketika diajak berbincang dengan awak media, Bagaimana rasanya pak.? Wah..makanan yang dijual di Rasa resto ini sangat enak apalagi ikan asam pedasnya dan kangkung balacannya."tuturnya.

Iya." Saya datang dari Bengkong ke Batu aji, hanya untuk makan di Rasa Resto apalagi harganya relatif murah rasanya luar biasa. pokoknya rasa resto is the bestlah." ujarnya.

Hal yang sama di ungkapkan pelanggan asal Batam centre ini mengatakan hal yang sama, Saya sengaja datang dari Batam center khusus untuk makan saja di Rasa resto karena pesanan kita hot plate semua,"paparnya.

Untuk itu ayo datang dan kunjungi rasa resto. Pemesanan bisa menghubungi Ibu Inul hp 081261206266 atau 081261206222/WA. (red)

PGRI Batam Gelar Konferensi Kerja I


Pemerintah Wajib Perhatikan Anggaran Pendidikan

BATAM - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batam masa bakti 2016-2020 menggelar Konferensi Kerja (Konker) I yang dibuka Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad di Vista Hotel, Kamis (6/4/2017).

Konferensi Kerja ini dihadiri oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Hardi S Hood, Wakil Walikota Batam, Amsyakar Ahmad, Ketua PGRI Kota Batam Rustam Effendi dan Sekretaris PGRI Kota Batam Vadilifa, Kadisdik Kota Batam Muslim Bidin, Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, M Yunus S.Pi. Sebanyak 1.500 anggota PGRI Kota Batam juga hadir menyemarakkan konferensi kerja I PGRI Kota Batam tersebut.

Ketua PGRI Kota Batam, Rustam Effendi dalam sambutannya mengharapkan agar Wali Kota dan Wakil Walikota Batam memberi perhatian terhadap dunia pendidikan di Batam. Perhatian tersebut, tambah Rustam yakni dengan menunjang anggaran pendidikan dan membantu pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Sejauh ini, Rustam mengaku sekolah sudah menuntaskan persyaratan termasuk pembuatan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RAKS) untuk pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun untuk pencairan dana BOS masih menunggu Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam.

"Kami berharap dalam waktu dekat ini dana BOS bisa segera dicairkan sehingga gaji guru honorer sekolah bisa dibayar," ujar Rustam. Pencairan gaji guru honorer sekolah yang bersumber dari Dana BOS masih terganjal karena belum diterbitkannya Perwako yang mengatur tentang pencairan dana BOS.

Rustam juga mengungkapkan persoalan kesejahteraan guru honorer di Batam saat ini. Persoalan tersebut yakni masih minimnya gaji guru honorer sekolah di Batam. Ia menegaskan akan memperjuangkan agar gaji guru honorer di Batam bakal naik pada tahun 2018.

Ketua Panitia Konferensi Kerja PGRI I, Rahip S.Pd mengatakan bahwa konferensi kerja PGRI Batam dihadiri oleh ribuan anggota PGRI Kota Batam. Salah satu hal penting yang dibahas dalam konferensi kerja kali ini adalah merumuskan program kerja tahun 2016. Rahip juga mengapresiasi guru-guru anggota PGRI yang hadir dalam acara tersebut. Kehadiran guru-guru tersebut menunjukkan bahwa anggota PGRI Kota Batam kompak.

"Sesuai AD/ART PGRI, konferensi ini merupakan kegiatan tahunan PGRI Kota Batam. Kami membawa aspirasi anggota yang perlu diaspirasikan lewat konferensi kerja kali ini. Kami juga punya harapan dimana tahun 2018 punya agenda konferensi kerja tingkat nasional yang digelar di Provinsi Kepri," kata Rahip.

Dalam konferensi kerja I PGRI Kota Batam juga digodok agar pelaksanaan konferensi kerja nasional PGRI bisa digelar di Batam. Momentum konferensi kerja nasional PGRI yang digelar di Batam tersebut penting, terutama dalam menunjang program pemerintah di sektor pariwisata. Rahip optimis konferensi kerja nasional PGRI bisa digelar di Batam, karena pulau berbentuk kalajengking ini punya nilai lebih. Karenanya, kata dia, pihaknya berupaya meyakinkan Pengurus Besar (PB) PGRI bahwa Batam siap menjadi tuan rumah konferensi kerja nasional PGRI pada tahun 2018.

"Sekarang kan wacananya baru di Provinsi Kepri, dimana di Kepri? Agenda kita bagaimana Batam bisa menjadi tuan rumah, karena konferensi itu bakal dihadiri 3-4 ribu guru, pengurus PGRI seluruh Indonesia akan datang ke Batam. Dari sana ekonomi Batam akan menggeliat," paparnya.

Ditanya jumlah anggota PGRI Kota Batam, Rahip mengungkapkan bahwa jumlahnya mencapai 14 ribu orang meliputi guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Dari jumlah itu guru yang aktif mencapai 8-9 ribu orang. (red)

Kualitas Udang dan Sotong Bebas Pengawet



Mitra Seafood Kantongi Sertifikat MUI Kepri


BATAM - Mitra Seafood Supplier di Pasar Mitra Raya Blok B Nomor 12 B Batam Centre menawarkan produk udang dan sotong berkualitas bebas bahan pengawet baik formalin dan boraks.

Mitra Seafood Supplier juga telah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepri dan sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Perikanan Domestik dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sertifikat dari dua lembaga tersebut tentu saja makin memberikan jaminan terhadap kualitas produk ikan dan sotong sehingga konsumen tidak perlu ragu lagi untuk membeli ikan di Mitra Seafood Supplier.

"Mitra Seafood Supplier khusus menjual udang dan sotong segar dan sudah lebih dari lima tahun berjualan. Adapun jenis udang yang dijual terdiri dari udang hitam, kuning yang berasal dari Kalimantan, Tembilahan, Kualatungkal dan Dabo Singkep,"ujar Yongkie di kios tempatnya berjualan, kemarin.

Sementara, sotong segar yang dijual berasal dari Barelang. Untuk harga jual sotong segar, Yongkie mengatakan tergantung cuaca. Harga jual sotong normalnya di kisaran Rp 50-Rp 55 ribu per kg. Namun jika cuaca kurang bersahabat maka harganya bisa mencapai Rp80-85 ribu per kg. Sementara, untuk harga udang segar tergantung besar kecil ukuran udang. Udang ukuran besar, kata Yongkie bisa mencapai Rp 220 ribu per kg.

Yongkie menegaskan bahwa pihaknya terus menjaga mutu dan kualitas kesegaran udang. Komitmen menjaga kualitas udang dan sotong bahkan telah dilakukan sejak awal berdiri dan terus dipertahankan hingga saat ini. Tujuannya tidak lain agar konsumen puas dan tidak kecewa terhadap kualitas udang dan sotong yang dijual Mitra Seafood Supplier.

Komitmen menjaga kualitas udang dan sotong itu berbuah diberikannya sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepri dan sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Perikanan Domestik dari Badan Karantina Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Yongkie mengaku Mitra Seafood Supplier tidak memakai bahan pengawet baik formalin maupun boraks pada produk udang dan sotong yang mereka jual sehingga memperoleh sertifikat halal dan sertifikat dari Badan Karantina Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Sertifikat halal MUI dan sertifikat dari Badan Karantina Kementerian Kelautan dan Perikanan ini sekaligus membuktikan bahwa produk sotong dan udang yang kami jual aman," paparnya.

Sebelumnya, kata Yongkie, konsumen yang berbelanja sotong dan udang ke Mitra Seafood sering bertanya apakah produk yang dijual bebas pengawet. Namun, sejak sertifikat halal MUI Kepri dan sertifikat Badan Karantina diperoleh maka konsumen yang berbelanja makin yakin dengan kualitas sotong dan udang yang dijual Mitra Seafood Supplier.

"Tidak hanya jaminan produk udang dan sotong kita bebas pengawet, namun harga jualnya juga bersaing karena langsung dari distributor. Jadi, customer bisa langsung datang ke kios kami yang mulai buka sejak pukul 05.00 WIB-13.00 WIB, atau menghubungi nomor ponsel 082173721737," pungkas pria kelahiran Desa Bakong, Dabo Singkep itu. (snc)