» » ISIS Kembali Eksekusi Jurnalis Cantik Rugia Hassan

ISIS Kembali Eksekusi Jurnalis Cantik Rugia Hassan

Ditulis Oleh: Redaksi | Kamis, 07 Januari 2016 | No comments


​IRAN - ISIS yang dikenal dengan organisasi teror kembali melakukan ekseskusi pada seorang seorang jurnalis cantik bernama Rugia Hassan karena telah berani memposting ke akun FB kehidupan warga di Ragga.


Meski hanya melawan melalui kata – kata dalam akun FB yang menggunakan nama samaran menjadi Nissan Ibrahim, jurnalis cantik tersebut telah mendiskripsikan kehidupan warga yang berada di Raqqa. Karena wilayah Raqqa merupakan jantung kota atau biasa di sebut dengan ibu kota ISIS sekaligus sebagai markas organisasi terror tersebut.

Selain itu ISIS saat ini juga telah menjadi salah satu target serangan dari pasukan koalisi yang telah di pimpin oleh Amerika Serikat. Dalam akun FB yang menggunakan nama samaran Ruqia  menggambarkan bagaimana kehidupan yang terjadi dibawah rezim para organisasi terror. Hal ini di posting oleh Ruqia melalui FB agar dunia tau bagaimana kehidupan mereka sesungguhnya.

Salah satu postingan Ruqia melalui FB yakni dirinya menceritakan seorang ibu yang memakai cadar hitam telah mengantarakan anaknya. Selain itu terlihat di bahunya terdapat AK47.

Ruqia lebih memilih untuk tinggal di Kota Raqqa setelah ISIS menguasai wilayah tersebut. diketahui jika seorang jurnalis yang memberikan gambaran tentang ISIS melalui FB ini pernah belajar filsafat di Universitas Aleppo.

Setelah dirinya menyelesaikan belajarnya Ruqia memilih bersama kelompok oposisi yang menentang adanya Rezim Bashar al – Assad. Akibat postingannya yang berada di FB akhirnya Ruqia menjadi seorang yang di incar oleh sekelompok ISIS.

Selain itu incara terhadap Ruqia juga dikarenakan dirinya telah menjadi seorang jurnasliz bagi warga kota Raqqa. Pihak ISIS melakukan penahanan Ruqia sejak pafa buan Agustus lalu.

Ruqia di tahan oleh kelompok ISIS karena dirinya di anggap melakukan kontak dengan sahawat.

Diketahui sahawat adalah sebuah istilah yang di gunakan oleh ISIS untuk menyebutkan suatu kelompok Free Syrian Army yang diartikan oleh mereka sebagai pengkhianat.

Sebelum Ruqia di eksekusi mati terdapat banyak pesan yang dituliskan pada lama FB nya. Dalam FBG dirinya memposting tentang music yang dia dengar, apa yang dia lihat dan apa yang telah dia rasakan.

Penentang ISIS mengemukakan bahwa tak hanya jurnalis cantik seperti Ruqia saja yang di habisi. Sebelumnya juga terdapat beberapa jurnalis yang telah di eksekusi mati. Namun mereka tidak mengetahui identitasnya.

(Sumber Newsth.com)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya