» » Bakamla Selidiki Kapal Ocean Carrier Pembawa Uranium di Batam

Bakamla Selidiki Kapal Ocean Carrier Pembawa Uranium di Batam

Ditulis Oleh: Redaksi | Senin, 08 Februari 2016 | No comments


BATAM - Badan Keamanan Laut (Bakamla) akan mengirimkan tim ahli ke Pulau Sambu untuk mengecek kapal kargo Ocean Carrier kandas yang dan diduga membawa uranium bahan pembuat bom nuklir.

"Untuk memastikan rumor yang beredar terkait adanya uranium pada kapal MV Ocean Carrier tersebut, Bakamla menganggap perlu menandatangkan tim ahli dari Bapeten untuk mengambil beberapa sampel dari palka yang nantinya akan disimpulkan muatan apa sebenarnya. Bakamla besok akan melaksanakan pengecekan bersama Bapeten, KPLP, TNI AL, Bea & Cukai, dan instansi terkait lainnya" ujar Kepala Kantor Zona Maritim Barat, Laksma Maritim U.K. Agung dalam keterangannya, Senin (8/2/2016).

Saat ini, posisi kapal berada di sekitar perairan Pulau Sambu, Kepri. Seluruh ABK yang berjumlah 22 orang telah dievakuasi. Kapal MV Ocean Carrier kandas di perairan Batu Berhenti pada posisi 01 11 225 U-103 53 056 T pada Rabu (3/2).

Kapal kargo berbendera Hong Kong itu memiliki 33.456 GT. Berdasarkan dokumennya, kapal itu mengangkut muatan besi pasir dan melakukan pelayaran dari pelabuhan awal Iran menuju Yangjian China.

Saat melintas di sekitar perairan selat Philips pukul 04.00 WIB, kapal keluar dari jalur sebelah kanan karena menghindari kapal lain yang hendak memotong dari arah Indonesia menuju Singapura, sehingga kapal tersebut kandas di perairan Batu Berhenti.

Dari hasil pemeriksaan, kapal kargo Ocean Carier kandas dalam posisi terapung normal, tidak mengalami kerusakan yang cukup parah serta belum tampak adanya kebocoran limbah di laut di sekitar perairan di Kepulauan Riau.

Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Koarmabar mengerahkan dua KRI yaitu KRI Surik-645 dan Siwar-646 untuk melakukan pengamanan terhadap kapal kargo untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

sumber: detik.com
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya